SUGENG NINGALI KARYANIPUN RADEN MAS HANGABEI IJOE

Sabtu, 13 Agustus 2011

persebaran jenis tanah dan manfaatnya di indonesia PERSEBARAN JENIS TANAH DAN PEMANFAATANNYA DI INDONESIA



Perbedaan kondisi tanah disebabkan karena susunan mineral
di dalamnya yang berbeda-beda. Karena tanah berasal dari
hasil pelapukan batuan induk (anorganik) yang terbentuk dari bahanbahan
organik tumbuhan dan hewan yang telah membusuk.
1. Berbagai Jenis Tanah di Indonesia
Jenis-jenis tanah di Indonesia antara lain:
 Tanah gambut adalah tanah yang berasal dari bahan
organik yang selalu tergenang air (rawa) dan kekurangan
unsur hara, sirkulasi udara tidak lancar, proses penghancuran
tidak sempurna, kurang baik untuk pertanian. Banyak
terdapat di Kalimantan, Sumatra Timur, dan Papua.
 Tanah mergel adalah tanah campuran dari batuan kapur,
pasir, dan tanah liat yang dikarenakan hujan yang tidak
merata. Banyak terdapat di lereng pegunungan dan dataran
rendah seperti di Solo, Madiun, Kediri, dan Nusa Tenggara.
 Tanah kapur (renzina) adalah tanah yang terbentuk dari
bahan induk kapur yang mengalami laterisasi lemah.
Banyak terdapat di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi,
Nusa Tenggara, Maluku, dan Sumatra.
 Tanah endapan atau tanah aluvial adalah tanah yang
terbentuk karena pengendapan batuan induk dan telah
mengalami proses pelarutan air. Jenis tanah ini merupakan
tanah subur dan banyak terdapat di Jawa bagian utara,
Sumatra bagian timur, Kalimantan bagian barat dan selatan.
 Tanah terrarosa adalah tanah hasil pelapukan batuan
kapur. Jenis tanah ini banyak terdapat di daerah dolina dan
merupakan daerah pertanian yang subur. Daerah
persebarannya meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa
Tenggara, Maluku, dan Sumatra.
 Tanah humus adalah tanah hasil pelapukan tumbuhan
(bahan organik), berwarna hitam, sangat subur, cocok untuk
pertanian. Banyak terdapat di Kalimantan, Sumatra,
Sulawesi, dan Papua.
 Tanah vulkanis adalah tanah hasil pelapukan bahan padat
dan bahan cair yang dikeluarkan gunung berapi. Jenis tanah
ini sangat subur dan cocok untuk pertanian. Jenis tanah ini
banyak terdapat di daerah Jawa, Sumatra, Bali, Lombok,
Halmahera, dan Sulawesi.
 Tanah padzol adalah tanah yang terjadi karena temperatur
dan curah hujan yang tinggi, sifatnya mudah basah, dan
subur jika terkena air. Jenis tanah ini berwarna kuning
keabu-abuan dan cocok untuk perkebunan. Banyak
terdapat di pegunungan tinggi.
 Tanah laterit adalah tanah yang terbentuk karena
temperatur dan curah hujan yang tinggi. Namun jenis tanah
ini kurang subur dan banyak terdapat di Jawa Timur, Jawa
Barat, dan Kalimantan Barat.
 Tanah pasir adalah tanah hasil pelapukan batuan beku
dan sedimen dan tidak berstruktur. Jenis tanah ini kurang
baik untuk pertanian karena sedikit mengandung bahan
organik. Banyak terdapat di pantai barat Sumatra Barat,
Jawa Timur, dan Sulawesi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar